48 Jam di Savannah, GA
Savannah, yang juga dikenal sebagai Kota Tuan Rumah di Selatan, terletak di Chatham County, Georgia, dan merupakan salah satu kota yang paling bersejarah dan banyak dikunjungi di negara bagian ini. Kota ini terkenal karena sejarahnya yang kaya, masa lalu yang angker, dua puluh dua alun-alun ikonik, pesona selatan, pohon ek yang tertutup lumut, ruang terbuka hijau, dan atraksi terkenal di dunia. Menghabiskan 48 jam di sini akan terasa seperti melangkah ke dalam kota di mana sejarah, budaya, dan petualangan bertemu.
Dari keindahan Forsyth Park dan air mancur ikoniknya hingga City Market, yang dipenuhi dengan seni, masakan, dan pesona selatan, hingga River Street, dengan jalan berbatu bata, bangunan bersejarah, dan pemandangan menakjubkan Sungai Savannah, kota ini menawarkan pengalaman di setiap sudut. Pemakaman Colonial Park memberikan sekilas menakutkan ke masa lalu Savannah, sementara makanan lokal mencerminkan keberagaman kota ini dengan cita rasa dari seluruh dunia.
Apakah Anda siap untuk menjelajahi kota yang menawan ini? Di bawah ini adalah rencana perjalanan 48 jam terbaik Anda untuk membuat kunjungan Anda tak terlupakan. Kenakan sepatu ternyaman Anda dan bersiaplah untuk berjalan-jalan di jalan-jalan bersejarah—dan jangan terkejut jika Savannah memanggil Anda kembali untuk lebih banyak lagi.
Hari Pertama: Pasar Kota, Jalan Sungai, dan Tur Hantu
8:00 AM – Sarapan di Le Café Gourmet
Mulailah hari pertama Anda di Le Café Gourmet, yang terletak di Montgomery Street di pusat kota Savannah. Toko roti Prancis ini menggunakan tepung Prancis impor, mentega, dan bahan organik untuk menyusun menu lezatnya. Pilihan termasuk crepes, croissant, baguette, telur orak-arik, dan sandwich. Sarapan disajikan setiap hari mulai pukul 8:00 pagi, menjadikannya cara sempurna untuk memulai hari Anda.
10:00 AM – Jelajahi Pasar Kota
habiskan pagi menjelajahi Savannah City Market, sebuah distrik bersejarah yang dipenuhi dengan toko-toko, galeri seni, budaya lokal, dan pilihan tempat makan. Toko-toko populer termasuk:
- Twinkle– Souvenir
- Charleston Show Company– Alas kaki
- Silver Silk & Beads– Perhiasan buatan tangan
- The Mess Hall– Topi yang dipersonalisasi
- Sea Bags Maine– Tas layar daur ulang
Pecinta seni akan menikmati galeri seperti Signature Gallery, A.T. Hun Gallery, Stephan Kasun Gallery, dan Alix Baptiste Art Gallery, yang menampilkan karya dari seniman internasional. Jangan lupa untuk mencicipi makanan manis dari Byrd’s Cookie Company, yang menawarkan karamel asin, key lime coolers, oatmeal scotch, dan kue persik Georgia.
11:00 AM – Gereja Baptis Afrika Pertama dan Rumah Marshall
Kunjungi Gereja Baptis Afrika Pertama, sebuah Landmark Bersejarah Nasional dengan bangku yang diukir tangan, lampu bersejarah, dan sejarah kaya yang terkait dengan Jalur Kereta Api Bawah Tanah. Tur tersedia pada hari kerja. Di dekatnya, jelajahi Marshall House, yang dibangun pada tahun 1851 sebagai rumah sakit selama Perang Saudara dan wabah demam kuning. Tempat ini dianggap sebagai salah satu lokasi paling berhantu di Savannah, dengan banyak pengunjung melaporkan pengalaman yang menyeramkan.
Siang
1:00 PM – Makan Siang di The Olde Pink House
makan di The Olde Pink House, sebuah rumah abad ke-18 di pusat kota Savannah yang dikenal dengan eksteriornya yang berwarna merah muda dan pesona selatan klasik. Sorotan menu termasuk:
- Ayam Goreng Negara
- Taco Udang Buffalo
- Beignet Kepiting Biru
- Udang dan Grits
- Tomat Hijau Goreng
Pemesanan sangat dianjurkan. Untuk makan siang yang lebih ringan tanpa pemesanan, kunjungi Arches Bar di dalam restoran.
3:00 PM – Jelajahi River Street
Setelah makan siang, berjalan-jalanlah di sepanjang River Street, sebuah tepi laut bersejarah yang berusia lebih dari 300 tahun. Jalanan berbatu, yang diimpor dari Eropa, dipenuhi dengan toko-toko gudang, tempat makan, monumen, dan atraksi, termasuk:
- Patung Gadis Melambai
- Kuali Olimpiade
- Monumen Perang Dunia II
- Monumen Afrika-Amerika
Jelajahi pasar dan toko luar ruangan seperti Cinnamon Bear dan Gallery 209. River Street dikenal karena sejarahnya yang angker, terkait dengan perdagangan budak dan kondisi kerja yang berbahaya. Pertimbangkan untuk mengikuti tur kapal sungai Savannah untuk pemandangan yang indah.
Sore
5:30 PM – Makan Malam di Restoran The Grey
Rasakan makan malam di The Grey, yang dikelola oleh koki pemenang James Beard, Mashama Bailey, yang terletak di stasiun bus Greyhound yang telah dipugar. Restoran ini menawarkan menu prix fixe tiga hidangan musiman yang menampilkan makanan laut, daging, dan hidangan vegetarian. Sorotan termasuk:
- Hidangan Pembuka: Nasi Merah Savannah, Kerang Bakar, Beef Carpaccio, Baba Ghanoush
- Hidangan Utama: Roulade Ayam, Puyuh Goreng, Kacang Lapangan Rebus, Okra, Tangkapan Harian
Padukan makanan Anda dengan koktail rumah atau vintage mereka. Pemesanan sangat disarankan.
6:00 PM – Makanan Penutup di Leopold’s
Akiri malam dengan camilan manis di Leopold’s Ice Cream, yang didirikan pada tahun 1919. Resep tradisional menawarkan float, milkshake, sundae brownie, banana split, sundae fudge panas, soda es krim, minuman buah, sandwich es krim, parfait yogurt, dan kue buatan sendiri.
7:30 PM – Tur Hantu
Akiri hari pertama dengan tur hantu Savannah tour. Opsi termasuk:
- Sixth Sense Savannah– Kisah poltergeist dan sosok bayangan
- Tur Kota Paling Terhantu di Amerika– Tur 90 menit dari zaman pra-kolonial hingga sekarang
- Tur Hantu Savannah Asli– Berdasarkan catatan sejarah yang otentik
Hari Kedua: Taman Forsyth, Alun-Alun yang Hidup, dan Pemakaman Kolonial Park
9:00 AM – Sarapan di Collins Quarter
Mulailah hari kedua Anda di Collins Quarter, yang terletak dekat Forsyth Park. Kafe ini membawa budaya kafe terkenal Melbourne ke Savannah, menyajikan brunch sepanjang hari dan kopi spesial. Favorit menu:
- OG Breakfast Sandwich (telur goreng & bahu babi asap)
- Eggs Benedict
- Burrito Sarapan yang Dilimpahi
- Leo’s Big Brekkie (daging babi, bacon, jamur, sosis ayam, roti)
Nikmati tempat duduk di dalam ruangan atau teras yang menghadap ke Forsyth Park.
10:00 AM – Jalan-jalan di Forsyth Park
Taman Forsyth adalah salah satu lokasi tertua dan paling difoto di Savannah. Air mancur yang dibangun pada tahun 1858, jalur yang teduh, lapangan tenis dan basket, jalur berjalan kaki dan bersepeda, serta Taman Aroma menjadikannya tempat yang wajib dikunjungi. Setiap hari Sabtu, taman ini menyelenggarakan pasar petani dengan produk segar dan barang organik. Distrik Victoria yang berdekatan menampilkan mansion bersejarah, yang kini menjadi akomodasi mewah.
Siang
12:00 PM – Jelajahi Alun-Alun dan Toko Buku di Savannah
Savannah terkenal dengan 22 alun-alun bersejarahnya, tempat berkumpul yang hijau dikelilingi oleh pohon-pohon yang ditutupi lumut dan arsitektur bersejarah. Rute yang disarankan:
- Monterey Square– Rumah bagi patung Casimir Pulaski
- Taylor Square– Menampilkan sebuah gereja Metodis yang menawan
- Madison Square– Dikelilingi oleh bangunan abad ke-19
Savannah juga memiliki toko buku yang terkenal:
- Books on Bay– Buku vintage dan klasik
- Shaver Booksellers– Romansa, horor, mesin ketik antik, dan hadiah sastra
- The Book Lady– Buku langka, tidak dicetak lagi, baru, dan bekas dengan fokus Georgia/South
Kunjungi Expresso Café untuk kopi dan singgah di Chippewa Square, yang terkenal ditampilkan dalam Forrest Gump.
3:00 PM – Makan Siang di Hitch
Nikmati makan siang di Hitch, yang terletak di Liberty Street. Tempat yang penuh warna ini menggabungkan dekorasi pantai dan saloon dengan masakan Selatan yang kreatif. Sorotan:
- Ikan dan Kentang Goreng
- Taco Pancake Ayam
- Sandwich Pai Apel Panggang dengan Ayam
- Taco Daging Miyagi
Untuk pencuci mulut, coba Fried Oreos atau Bourbon Pecan Pie, dipasangkan dengan minuman spesial seperti Tire Swing atau Cherry Cola.
Malam
5:00 PM – Jelajahi Pemakaman Colonial Park
Kunjungi Pemakaman Colonial Park, yang dibangun sekitar tahun 1750 dan mencakup enam hektar. Di sini terbaring tokoh-tokoh terkenal seperti Button Gwinnett, korban wabah demam kuning tahun 1820, dan penduduk bersejarah lainnya. Untuk lebih banyak pesona berhantu, kunjungi Pemakaman Bonaventure, yang terkenal karena Midnight in the Garden of Good and Evil, jalur-jalur yang dikelilingi pepohonan, dan patung-patung yang mencolok.
7:00 PM – Makan malam di Vault Kitchen atau Common Thread
Dua pilihan makan malam:
- Vault Kitchen & Market(Distrik Starland) – masakan Asia di gedung bank yang telah dipugar. Sorotan menu: Sup Miso, Pangsit Babi, Ikan Kari, Salmon Miso, Taco BBQ Korea Pedas, Taco Ayam Teller
- Common Thread(Pemukiman Bersejarah di Millionaire’s Row) – masakan low-country, dari ladang ke meja. Sorotan menu: Ayam Bakar Kayu, Sup Kepiting Betina, Risotto Nasi Carolina Gold, Ikan Lokal dengan Sayuran Kebun
Kedua restoran menawarkan suasana yang nyaman dan keramahan selatan.
Maksimalkan 48 jam Anda di Savannah dengan menginap di Savannah Garden Hotel, hanya beberapa menit dari River Street, Forsyth Park, dan City Market. Nikmati kamar yang nyaman, fasilitas modern, dan keramahan selatan di jantung kota.

